Tak pernah terbersit sedikitpun di pikiran para pendirinya untuk mendirikan radio ini. Dimulai dari pendirian Radio Tidar Sakti pada tahun 2003, yang mana pada awalnya radio ini memiliki segmentasi pasar yang sangat luas. Mulai dari segmen remaja, dewasa, hingga keluarga. Tak ayal lagi susunan lagunya pun juga beragam. Mulai dari lagu mancanegara, lagu Indonesia, hingga lagu daerah (dangdut dan campursari).
Namun pasar berbicara lain. Survei pendengar dilakukan, dan hasilnya mengharuskan radio Tidar Sakti harus mengkhususkan segmentasinya, yakni pada segmen menengah ke bawah dengan porsi lagu Indonesia dan lagu daerah mendominasi, walupun begitu masih ada lagu mancenegara yakni lagu melayu serta lagu india. Karena kecintaannya pada para pendengar, radio ini pun berubah haluan 180 derajat. Hasilnya sekarang dapat kita lihat, hampir 70% pendengar radio yang ber-SES B,C,D mendengarkan radio ini. Hal ini tak lepas dari local contentnya yang begitu kuat.
Rupanya sang owner tidak mau berhenti hingga di sini saja, dengan perubahan segmentasi ini berarti untuk porsi lagu mancanegara(khususnya pop,rock,hip-hop) otomatis tidak tergarap, hal inilah yang mendasari dilahirkannya embrio baru untuk segmen yang lebih berkelas.
Akhirnya setelah diadakannya rapat umum pemegang saham, diputuskan lah untuk berdiri satu stasiun radio baru lagi yang kemudian dinamainya Radio ELFARA. ELFARA sendiri diambil dari singkatan nama pemiliknya Elfan Radio. Radio ini pun dibentuk untuk saling melengkapi segmentasi pendengar yang tidak ada pada Radio Tidar Sakti. Radio ELFARA benar-benar bertumbuh menjadi radio yang dapat memberikan inspirasi bagi para pendengarnya (kawula muda hingga dewasa yang berjiwa muda). Ditunjang oleh Outdoor Broadcasting Van (OB-Van) yang selalu berkeliling dari tempat satu ke tempat lainnya untuk membuat suatu keramaian-keramaian yang menarik bagi kawula muda atau siapapun yang menontonnya. Di sini lah pengukuhan terhadap brand image suatu radio dilakukan. Hingga akhirnya baik secara langsung maupun tidak langsung, para produsen mengiklankan dirinya pada radio kami, yang ditunjang pula oleh point selling melalui OB-Van. Di mana pada OB-Van, untuk membuatnya menjadi booth penjualan bukan merupakan suatu hal yang sulit. Intinya kendaraan ini multifungsi, baik untuk melakukan reportase, siaran langsung, siaran tunda, maupun selling murni bisa dilakukan dalam waktu yang hampir bersamaan. |